Meja Kerjaku Cerminan Hati #VDP10

#cerita PMO

Seperti PMObiasa Jumat ini adalah VDP ke-10, agak ada yang berbeda karena dresscode hari ini Pak Koko bertemu dengan Bu Kebaya.

kecuali saya, yang tetap memakai batik, meskipun keuhkeuh karena potongan modelnya adalah seperti kebaya, saya menyebutnya “kebaya batik”.  Tak mengapa tak ada yang mau menerima argumen saya, yang penting pede ajah lagih.

lagipula sesi acaranya ndeprok, jadi batiknya nggak begitu terlihat khan, kecuali foto kartini PMO ini (*saya yang motoh ajah, dari pada merusak tema)Lomogram_2013-04-19_08-33-43-AM

Hari ini point penting yang diambil adalah terhadap “saling percaya”, yang akhirnya coba diuji dengan games kecil terdiri dari 3 orang, yang berada ditengah akan memjamkan mata dan menjatuhkan dirinya. Terlihat mudah, namun tidak akan berhasil menikmatinya jika kita percaya kepada rekan samping kanan dan kiri kita.

trust games

Itu yang saya rasakan kita mencoba untuk menjatuhkan  diri dengan teman kanan dan kiri yang menopang adalah wanita (ada sedikit kekhawatiran, tidak akan mampu menopang berat badan saya yang sudah naik menjadi 60kg ini), akhirnya saya belum berhasil sukses menikmatinya.

namun, ketika teman kanan dan kiri  yang menopang adalah pria, rasa percaya dan keyakinannya lebih besar, sehingga berhasil sukses dan kekhawatirannya hilang.

inilah yang disebut dengan rasa terkadang mengalahkan logika

Point lainnya yang menjadikan suasana hari ini berbeda dari minggu sebelumnya, kami mengeluarkan bakat XFactor kami dengan menyanyikan lagu ibu kita kartini. Terbukti yaa klo otak kita itu sangat hebat, hafalan lagu ibu kita Kartini waktu SD masih pada ingat loch, ada yang lupa sih harusnya sebelum reff diulang dua kali (*dirijennya terlalu bersemangat)

Klimaksnya yang ditunggu hari ini adalah sesi penilaian dan pengumuman pemenang lomba kebersihan, kerapihan dan keindahan meja.sebenarnya program ini adalah inisiatif fari Pak Bos kami, ada hadiahnya loch. Sebuah cara motivasi yang bagus, dimana sebelumnya banyak dokumen kerja yang berserakan. Jadi mulai dari selasa kemaren, semua bersemangat membersihkan mejanya.

Mas Yogi tampil paling pede dan duluan melaporkan kondisi mejanya yang telah rapi (*menurut dia), maka bukan PMO namanya klo nggak ada yang iseng, jadilah disabotase (*woooow, perhatikan poster pria telanjang dada dan berbulu)

YOGI

Finally,  Juri independent adalah Pak GM Perencanaan dan Design, Pak Erico dan Bos Edi akhirnya memutuskan  meja TAKUMA DEWI yang jadi pemenangnya, dengan nilai 8 mutlak (hanya 1 orang dari sekian ribu). Jadilah bersemu-semu merah, meskipun sampai tulisan ini diturunkan hadiah belum diterima. hahahaha

Inilah tampilan meja kerja dengan nilai 8 versi Pak GM saya (*yang ganteng). Meskipun banyak barang dan dokumen, namun tersusun teratur rapi, tentunya terlihat indah.Mejaku

sama seperti pekerjaan meskipun banyak, harus dapat kita atur sesuai dengan prioritasnya. jadilah slogan “Mejaku Cerminan Hati”

Soo, meskipun masih dalam masa Galau, hati remuk redam, meja dan kerja harus tetap rapi dan indah (*curcol masih numpang lewat)

Penasaran meja kerja PMO lainnya seperti apa, bisa liat disini.

 

Keputusan dewan juri ini tidak dapat diganggu gugat, jadi apapun penilaian anda, pemenangnya tetap SAYA.

Terima kasih pak Erico yang telah memilih saya (*lop U pul Pak)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s