Gadis Itu

Gadis itu duduk disamping tempat tidurnya
kedua kakinya dilipat, didekap dengan tangan
Wajahnya menunduk, ditopang tanggannya

Aku duduk disampingnya, kusentuh bahunya
Ia mengangkat wajahnya dan menatapku

Matanya merah, bulir-bulir air berjatuhan
Tangisnya kali ini bersuara
Terisak, Kesedihannya tampak begitu dalam

Ia masih belum ingin berkata-kata
Melingkarkan tangannya padaku
Memelukku, dan menumpahkan lagi tangisannya

Menangislah, keluarkan kesedihanmu
Kegundahan yang memberatkan hatimu
Biarkan ia pecah menjadi bulir-bulir air
yang akan membasahi bajuku, namun kemudian hilang terbawa angin dan kering oleh matahari

Malam ini, aku ingin seperti Gadis itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s