rasa jiwa

jika aku adalah matahari, aku harus terus memberi sinarku untuk menerangi siang
jika aku adalah bulan, akupun harus terus menyinari malam

tapi aku hanyalah manusia
hatiku adalah segumpal danging
sesungguhnya sebuah jiwa tidak akan pernah kering ketika ia terus memberi

tapi aku,
terlalu banyak menumpuk harapan
terlalu banyak membangun impian
saat harapan dan mimpi itu hancur, karena apa yang diberikan

saat itu lah jiwa terasa kering
sungguh aku belum menjdi seorang pecinta, yang memberi karena cinta

tapi akulah manusia
hatiku adalah tempat berkumpulnya segala rasa
sesungguhnya jiwa yang kering itupun mendambakan untuk disirami dengan cinta

tapi..
akulah juga manusia yang juga ingin menerima
akulah juga manusia yang selalu punya harapan dan cinta

karena jiwaku adalah rasa manusia

One thought on “rasa jiwa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s