oh indonesia 62 tahun

oh indonesia..
sungguh kaya, andai aku bisa berbuat banyak??
apa yang bisa kulakukan, hal paling keci yaitu memperbaiki diri sendiri
dan sungguh pada dasar negara itu telah tercantum, nilai-nilai pribadi yang sangat utuh dan kokoh:

ketuhanan yang maha esa
adalah bagaimana aku dihadapan tuhanku, bagaimana diriku mencoba belajar memaknai sebuah kata pengabdian dan penyembahan terhadap Sang Maha pencipta.
hakikat hidup, tujuan yang kita pilih mengacu kembali pada penciptaan, untuk apa kita diciptakan?
bahwa manusia dihadapan tuhan, yang membedakan adalah ketaqwaannya.
ketaqwaan untuk menjalankan segala perinta dan menjauhi segala laranganNya.
sungguh kah aku telah hidup dengan ketaqwaan itu?

Kemanusiaan yang adil dan beradab
adalah bagaimana diriku memaknai keberadaan orang lain di dalam diriku?
bagaimana aku bisa memberikan penghargaan tertinggi, pada mereka.
bagaiman aku memperlakukan mereka.
bagaimana pun setiap orang yang pernah aku temui adalah sesungguhnya sangat berperan dalam hidupku.

persatuan indonesia
adalah bagaiman aku menghargai adanya perbedaan. bahwa sesungguhnya tuhan menciptakan kita dengan segala kekuasaannya, semua inipun tak ada yang sama.
tak ada yang lebih baik dari yang lain, yang lebih adalah terkadang penilaian kita terhadap segala sesuatu.

kerakyatan yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
kebenaran adalah relatif, tak ada yang sungguh-sungguh paling banardi dunia ini selain kebenaran tentang tuhan (menurut keyakinanku adalah islam)
kebenaran adalah apa yang bisa di terima oleh banyak orang, oleh karenannya, setiap hal harus senantiasa melibatkan orang banyak untuk kepentingan orang banyak.
“tidak semua apa yang korang lain fikir itu benar,adalah benar pula untuk orang lain”

keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
semua rakyat adalah manusia. yang setiap dari mereka diciptakan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
dengan hak dan kewajiban yang sama, maka sesungguhnya kita adalah sesama manusia.
lalu mengapa harus ada pembedaan?

sebuah pemaknaan yang masih sangat sederhana dari seorang diri manusia biasa, yang juga masih sedang merenung dan mencari semua yang berarti dalam hidup

[ditulis12 Agustus, kala jiwa merasa kering]

One thought on “oh indonesia 62 tahun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s