Jika Kamu adalah Pasir
Jika kamu adalah pasir
Aku tidak akan menggenggammu
Aku hanya ingin menyentuhmu, menikmati lembutnya
cukup bersama dengan diammu ditepian pantai
Bersamamu menikmati deburan ombak dan semilirnya angin
Jika kamu adalah pasir
kita tak perlu saling bicara
cukup bersama dengan hangatmu
menikmati matahari yang beranjak turun
indahnya berwarna jingga
Jika kamu adalah pasir
kita tak perlu saling terikat
cukup bersama sesaat denganmu
mampu membahagiakan sepiku
ramai seperti gemuruhnya ombak
Jika kamu adalah pasir
setiamu diam ditepian
meyakinkan ombak untuk selalu kembali kepadamu
entah dia pernah berjanji atau tidak padamu
jika kamu adalah pasir
aku takkan mau menjadi ombak
meski engkau setia menanti, tapi ia datang untuk kemudian pergi
jika kamu adalah pasir
aku adalah aku,ingin selalu disini
untukmu, diam dan takkan pernah pergi
*Rindu suasana Pantai diwaktu senja – semilir, indah dan luas
Ya ALLAH,,, Aku Jatuh
Ya ALLAH SWT…
Malam ini, Aku menengadahkan tangan, aku ingin mengadu
Ya ALLAH SWT…
Ada sesuatu dalam hati yang mengusikku beberapa malam ini
Ada yang telah datang dalam mimpi-mimpiku
Ya ALLAH SWT…
Engkau Sang Maha membolak-balikan hati
Sungguh manusia itu sangat lemah untuk mengendalikannya
Hati hamba sedang gelisah terhadap sesuatu
Hati hamba telah dengan sengaja condong pada sebuah nama
Malam ini hamba mohon petunjuk terbaikMu
Ya ALLAH SWT…
Jika memang ia adalah yang terbaik untukku
Yakinkan hatiku dan hatinya
Semikanlah cinta diantara kami
Mudahkanlah dan segerakanlah jalan kami mencapai ujung cinta yang Engkau ridho
Ya ALLAH SWT…
Jika memang ia adalah yang terbaik untukku
Mampukanlah aku untuk menjadi pendamping terbaiknya
Jika memang bukan dia yang terbaik untukku
Tunjukkanlah dan jauhkanlah
Hapus namanya dari hatiku, bersih dan tanpa luka sakit sedikitpun
Ya ALLAH SWT…
Engkau yang maha tau isi hati hambanya
Hamba pasrahkan segala urusan hanya padamu
*Doa seorang Perempuan
Sebuah doa yang didalamnya berkumpul antara harapan, keinginan, ketakutan dan kepasrahan. Seorang wanita yang dalam hatinya memang telah merindukan pasangan jiwa. Seorang perempuan yang dalam hatinya gelisah, bertanya apakah ini adalah jawaban doanya atau hanya perasaan ego yang digiring oleh nafsu sesaat?
Seorang perempuan yang sedang menjatuhkan dirinya dalam kata CINTA. Perempuan yang hatinya sangat lemah, perasaannya telah dengan mudah diruntuhkan oleh prilaku manis seorang lelaki. Tapi ia sadar tak ingin jatuh terlalu dalam hanya mengikuti perasaan, ia terus mencoba untuk kembali melalui titik 0 “netral” dengan menggunakan logika. Seorang perpempuan yang tak ingin melakukan kesalahan yang terulang tentang berharap, karena ia telah belajar dari masa lalu, bahwa tak perlu ia menunggu harapan yang sebelumnya tidak ada janji yang pernah terucap.
Tiada yang bisa menjawab tanya tentang kepastian, semua kembali kepada Sang pemilik hidup, kemana takdir akan membawa hati, entah akan berlabuh pada sebuah nama ini atau nama lain. Siapapun namanya, cinta yang dinanti perempuan itu adalah cinta yang berlabuh dalam penyempurnaan setengah iman mengikuti sunnah Rosulnya. Amin Ya Rabb…
*terinspirasi dari buku “YA ALLAH,,, Aku Jatuh Cinta Lagi”
tinggalkan komentar