tidur

memejamkan mata.. membiarkan fikiran bawah sadar menerawang jauh…
melangkah, berlari menelusuri dunia
yang terkadang belum pernah aku temui dan lalui…
kali ini tak ada yang istimewa, begitu tenang dan lelap

tak kuingat… lupa

Tinggalkan sebuah Komentar

virus Influenza dalam busway

dua minggu yang lalu, virus bernama influenza hampir sukses merobohkan pertahanan tubuhku
untungnya selama 3 hari mencoba tidur maksimal dengan 1 botol U c-1000/per malam
vitamin C berhasil membuat si virus harus mengalah dengan telak, sehingga tak jadi menyerangku

perubahan cuaca, pasti, hujan, panas, panas hujan, tidak ada panas hujan terus.
yang pada pulang kantor kehujanan, atau yang kepanasan, pokoknya dalam segala kondisi
sampai hari inipun, masih banyak korban yang berjatuhan

apalagi bagi penguna jasa transportasi umum, berinteraksi dengan banyak orang
dengan berbagai kondisi, bisa lebih cepat memacu untuk tertular
namanya juga virus bawaan, yang nggak akan pernah hilang
ketika tubuh kita lemah, maka ia akan dengan senang hati berkeliaran dan berpesta-pesta
tinggal bagaimana kita bisa membuat defend yang tangguh :D
jaga kondisi tubuh, selalu perduli kebersihan

nah ini kejadian lucu, iseng-iseng mengamati kejadian sekitar hari ini
ternyata tak hanya manusia yang bisa tertular flu, ada lagi nih yang ternyata sedang terjangkit flu
disela-sela tumpukan penumpang busway koridor I arah kota, daridukuh atas
menunggu giliran untuk turun pada halte yang tepat
tung.. (bunyi sebelum ada mbak-mbak yang mo bilang)
“pemberhentian berikutnya, halte TOSARI” .. bla..bla…bla
kata-kata yang sebenarnya aku dah hafal didalam kepala
tapi ternyata hari ini ada yang aneh….
ternyata suara mbak-nya terdengar serak gitu, jangan-jangan mbak-nya lagi flu juga
hahahhahaha… flu bukan kena virus
tapi flu karena sudah sering di putar… coba dihitung, sudah berapa lama dia berbicara
sekitar 4 tahun :D

jadi, FLU ada dimana-mana !!!! waspadalah waspadalah :D

Tinggalkan sebuah Komentar

pasir khusus si hammy

tau nggak sichh.. ternyata si hammy alias hamster, bianatang turunan dari tupai itu
bisa mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, ketika dia berguling-guling di pasir
mungkin ini lah bentuk perlindungan dirinya, terhadap pemangsa raksasa seperti kucing

hmmmm.. ternyata unik juga sikecil ini.

note:
jenis pasir yang digunakan bukan sembarang pasir pastinya.
dan apa saja reaksi kimia yang terjadi antara unsur-unsur dari pasir dan keringat si hammy, masih dalam penelitian

* info narasumber terpecaya (pemilik 4 hamster, 3 tewas karena usia)

Komentar (1)

sekolah yang rajin yah de’

“laskar pelangi” film dan buku-nya menggambarkan mimpi-mimpi sekelompok anak yang berada di daerah terpencil. tentang sekolah, tentang dunia pendidikan, mimpi untuk bisa sekolah.

kick andy, edisi minggu yang lalu juga menampilkan profile orang-orang yang pedulidengan dunia pendidikan. orang-orang hebat, bukan orang penting, bukan pejabat, bukan orang kaya, tapi mereka punya mimpi dan semangat untuk bisa mewujudkan mimpi anak-anak yang kurang mampu untuk bersekolah.

jadi ingat, dengan kejadian beberapa minggu yang lalu. waktu itu aku melintasi jalan cikini dari P.20, tepat dibawah jalan deket statiun cikini.

terlihat seorang anak sedang mengenakan seragam atasan putih, dan rok warna merah, sedang bersiap akan berangkat ke sekolah. sedang dibantu sang ibu, untuk mengucir rambutnya, agar terlihat lebih rapi. dari tatapan sang ibu, aku yakin, dalam setiap gerakan tangannya ada doa dan harapan buat sang anak.
agar si anak menjadi orang yang sukses, bisa bersekolah sampai setinggi mungkin.

ada yang aneh? tentunya tidak. tapi jika pemandangan di bersiap untuk berangkat di pinggir jalan, didepan gerobak ibunya. bukan sebuah gerobak jualan klo menurutku, bukan pula gerobak kosong yang akan digunakan sebagai jasa pengangkut. ada dua kemungkinan, mengapa sang anak harus bersiap untuk sekolah di pinggir sebuah jalanan;
1. mereka sebenarnya tak punya rumah, berganti pakaianpun harus dari sebuah toilet umum, di statiun terdekat
2. rumah mereka jauh, lagi pula si anak harus membantu ibunya terlebih dahulu, baru bersiap jika sudah waktunya.
apapun itu, aku yakin keluarga mereka adalah pejuang, yang setiap bagian hidupnya adalah nilai perjuangan yang berat.

dari dalam sebuah kursi dalam kopaja itu, aku terus memperhatikan apa yang mereka bicarakan. tapi aku tau, mereka menjalani segalanya sama seperti yang aku alami dulu, cerita antara ibu dan anak.
aarrrgghhh.. jadi ingat ibuku “love you mom”. alhamdulillah, aku dulu ketika berangkat sekolah TK-SD, masih bisa bersiap didepan sebuah cermin, diantar oleh bis sekolah fasilitas dari perusahaan tempat ayahku bekerja.
sudah seenak itu, dulu aku masih malas untuk sekolah, ke sekolah itu untuk bertemu teman, bermain dan jajan. huuuu sungguh tidak bersyukur.

semoga gadis kecil, dijalanan pagi itu, bukan seperti aku. semangatnya bersekolah, adalah semangat untuk belajar, menimba ilmu, agar pintar, merubah track perjalanan hidup keluarganya. semoga dia tetep bisa menjaga semangatnya untuk terus bersekolah. semoga ibunya juga memiliki semangat yang sama, agar tak berhenti sekolah karena biaya. “banyak jalan menuju roma”

jika kamu pinter, kesempatan sekolah gratis melalui beasiswa bisa terbuka buatmu. jangan kecewakan ibumu, yang telah merapikan rambutmu setiap pagi, setiap kamu disekolah, ingatlah bahwa disetiap helai rambutmu, ada doa ibumu.
sekolah yang rajin yah de’

Komentar (2)

mengapa?

(jam menunjukkan pukul 01:00 am, stasiun TV RCTI, ada “cintapucino” bentar lagi abis)
mengapa aku belum tidur? karena aku belum ngantuk
mengapa aku belum ngantuk? karena matanya masih pingin melek
mengapa pingin melek? karena lagi bersemangat
mengapa bersemangat? karena pingin nulis
mengapa pingin nulis? karena banyak yang harus diceritakan
mengapa harus diceritakan? karena harus dibagi
mengapa harus dibagi? karena aku tak mau sendiri
mengapa tak mau sendiri? karena aku takut
mengapa takut? karena aku nggak berani

hueheuheu terusin ajah sampai besok subuh juga nggak kelar
jawaban makin ngeles, dan tentunya akan makin ngaco

itulah yang sisebut dengan hukum sebab akibat.
akan selalu ada akibat dari sebuah sebab, tapi itu akan berakhir pada suatu hal yang tak berunjung
sesuatu yang tak hingga, bukan sebuah hukum sebab akibat, DIA-lah ALLAH SWT YANG MAHA

ada sesuatu, yang kita tak pernah tau mengapa? itulah yang menunjukan bahwa kita manusia memiliki keterbatasan, kesempurnaan adalah milik ALLAH SWT
kembali kepada NYA-lah semua yang telah kita inginkan dan kita usahakan ;)

Tinggalkan sebuah Komentar

3 bulan pertama

Negative Side;

3 bulan sudah, meninggalkan keluarga BOC
3 bulan sudah, tak ada tunjangan Pulsa Unlimitted
3 bulan sudah, tak bisa libur di hari kerja tanpa cuti
3 bulan sudah, tak bisa beli dan makan bersama Mie Ayam “mas Senyum”
3 bulan sudah, tak bisa iseng lagi, nggangguin orang (suit…suit…ihir..ihir)
3 bulan sudah, tak berkaroke bersama, sambil memandang indahnya monas

pokoknya semua kenangan indah, dan maniiiiiis banget. makasih juga telah diikut sertakan di outing BOC tanggal 31 januari kemaren
(*GEER mode :ON)
aku tau kok kalian semua sayang banget ma akyu ;)

Postive Side;

3 bulan pertama, dengan gaji Rp. XXX,00 (alhamdulillah lebih gede dari gaji yang dulu)
3 bulan pertama, bebas absen, waktu masuk kerja fleksibel (toleransi tepatnya, seharusnya jam 09:00, boleh jam 10:00)
3 bulan pertama, busana kerja mode Casual (jeans no problemo + tas punggung + sepatu sporty ajah, back to nature)
3 bulan pertama, menempuh rute  Kost — Sarinah/Tugu Tani — 640/P.20 — SBP/MM/Mendut — 640/P.15/Busway — Sarinah — Kost (gerakan sukses 1000 langkah, anlene untuk osteophorosis)
3 bulan pertama, selalu jarang tidur di bawah Pukul 00:00 (settingan matanya tak tau kenapa bisa begini, jadinya begini ini)
3 bulan pertama,  always English day ala indonesia (guaya banget yah, lebih enak ngomong dari pada nulis, sama khan dengan bahasa indonesia, ribet)

pastinya banyak hal yang berubah, pekerjaan itu pasti. cara kerja juga pasti. apalagi bos yang ngawasin kerja, lebih pasti lagi, namanya juga pindah kantor.
pastinya belajar lagi, modal jimat dari kampus tercinta berupa;
1. Modul pelatihan Radio Sistem Planning by Lab. mikrowave
2. Diktat Kuliah by Gideon Jhonatan “Mata Kuliah Rekayasa Radio” (makasih pak atas nilai D-nya, sekarang jadi makin cinta deh)

menyesal atau tidak ? jawabnya “tidak”
bahagia atau tidak ? jawabnya “bahagia”
jadi apapun itu, ENJOY AJAH !!!

Pesan moral;

Setiap yang kita jalani adalah proses, lihat, dengar, dan rasakan (namanya menikmati)
Hari ini lebih baik dari hari kemaren (selalu ada pelajaran yang bisa diambil)

Komentar (2)

Senyuman Hujan Randra

Matanya mulai terpejam, ketika ia mencoba merangkai huruf demi huruf, menjadi sebuah kata, menyusunnya menjadi sebuah kalimat dan kemudian sebuah cerita. Entah apa yang kini ada dalam hatinya, tak pernah sampai terdengar terucap dari mulutnya. Hanya isyarat matanya yang selalu ingin berbagi dan menceritakan sesuatu, tapi tak satupun bisa menangkap maksud hatinya. Hanya gerak lembut dan cekatan dari jarinya yang bisa membuat ia bercerita. Bercerita bagi dirinya sendiri, karena aku tak pernah bisa mengerti apa yang ia tulis. Ia yang telah menciptakan bahasanya sendiri, dan untuknya sendiri.

Seperti malam ini, aku tau ini adalah waktunya ketika jari-jarinya kembari menari. sunyi malam adalah nada yang akan selalu mengiri setiap gerakannya. tapi entahlah, apakah sunyi malam juga menjadi sebuah lagu untuk hatinya. Yang aku tau pasti dalam hatinya sudah banyak nyanyian lirik-lirik, entah itu bahagia ataupun sebuah kesedihan.

Pagi ini hujan turun membasahi tanah, ketika aku melihat senyuman indahnya. Hujan yang mampu membuat ia tersenyum, seperti kesepian yang mampu membuat jari-jarinya menari elok. Penyebabnya mungkin titik-titik hujan itu telah menjadikan ketukan-ketukan, kesunyian dan lirik-lirik dalam hatinya bersinergi membentuk sebuah lagu yang indah.

Ini hari yang kesekian, aku hanya bisa memandang dan menemaninya melihat hujan. Sungguh senyumannya begitu indah, ada yang membuat semangatnya kembali. Ada yang menggerakan simpul-simpul memori dari sarafnya, untuk mengambil ingatan-ingatan bahagianya. Entah bagian memori pada usia berapa yang diambilnya, gambaran film seperti apa yang pernah ia alami. Ia selalu menikmati dunianya sendiri.

Panggil saja dia Randra, Pria ini terlihat begitu kurus. Dalam matanya tak bisa kutemukan definisi apapun, kosong, hambar, tapi tajam. Mata itu yang dulu selalu membuatku merasa selalu ada, merasa aman berada disampingnya. Aku selalu bisa menemukan kelembutan, kesetiaan dan keyankinan. mata itu yang akan selalu menatapku, karena dari situ aku menemukan jawaban cinta yang sangat tulus dari randra. Bibirnya yang tipis dan merah itu dulu akan selalu tertarik lebar, membentuk sebuah senyuman. Kini telah menjadi gelap, seakan tak akan pernah lagi tersenyum. Mungkin tak khan pernah lagi sampai pada ubun-ubun kepalaku, biasanya tepat setelah ia mengucapkan “sayang, cinta, love”. Tangan yang dulu kekar, hangat mendekap, kinipun telah lunglai. Dia bukan Randraku yang dulu, semua telah banyak yang hilang. Tapi aku masih berharap hatinya yang telah kumiliki masih akan tetap menjadi milikku.

Aku masih duduk disampingnya. Dari balik jendela, masih menemaninya meilhat hujan.

„Dra, hujan begitu indah buat dirimu ?“

Aku memandangnya lekat, berharap dia kan menoleh kepadaku, dengan tatapan matanya yang dulu.
Tapi dia hanya akan tersenyum, karena hanya hujan yang bisa membuatnya tersenyum.

Dulu aku adalah hujan itu, aku yang akan bisa membuat dia terus memandang dan merekahkan senyumnya. Dia akan memandangku dengan matanya yang indah, tersenyum padaku dengan senyuman paling manis. Lama, selama aku ada didekatnya. aku tau arti itu, dari mata dan senyumannya, dia hanya ingin bilang „jangan pernah tinggalkan aku“. …..

siapakah randra? apa yang terjadi padanya ?
dan ada apa dengan aku ?
to be continued…

Komentar (4)

« Tulisan Lebih Baru · Tulisan yang Lebih Tua »