bulan datang
angin membelai lembut
membelai lembut pori-pori
setiap belaiannya adalah tentangmu
begitu sejuk…
begitu lembut…
enatah tak terhitung lagi lagi belaianmu
menyentuh pori-poriku
sama tak terhitungnya tentang dirimu
yang merasuk dalam fikiranku…
hingga mataku terpejam
hingga ruhku terlepas dari jasad
hingga aku tak sadarkan diri
saat itulah aku sampai di dunia bernama mimpi
pintu itu telah terbuka
semua begitu indah, begitu sempurna
semua berpasangan
semua bahagia
sepasang merpati dan sepasang cincin
melingkar indah menghiasi jari manis
…
matahari datang
bulan telah pulang
hembusan angin tak lagi membawa tentangmu
ruhku telah kembali ke jasasdnya
tetap membawa memory akan dunia mimpi
sepasang merpati itu
sepasang icncin itu
ikut bersama ruh dan merasuk dalam
raga, rasa dan jiwa
itulah rindu…
itulah kangen…
sebuah rasa yang masih tersimpan dalam harapan akan cinta
angin membelai lembut
datang bersama butir-butir air yang jatuh
diiringi suara gemuruh langit
itulah hujan…
dan setiap hembusannya ada rsa rindu
setiap butir airnya ada rasa cinta
setipa gemuruhnya ada sebuah berita
dirimu yang disana…
itulah berita rinduku atas cintaku
yang masih untukmu
Hati tak bisa berbohong, Desember 2007