Arsip untuk Just For My mom

ibu#2 “??ibu??”

seorang yang dengan keringatnya kita di besarkan
dengan air matanya kita diingatkan
dengan darah dan nyawanya kita di lahirkan
dengan amarahnya kita di sayangi
dengan kata-katanya kita di tunjukan
dengan tangannya kita di kuatkan

tak akan berubah
tak akan pernah habis
tak akan pernah kering
tak akan pernah luntur
dan selamanya tak akan hilang

cintanya tak perlu bukti
sayangnya tak terlihat
ketulusannya tak terbalaskan

kini…
aku telah bisadengan keringatku akan kujaga
dengan air mataku akan kudoakan
dengan darah dan air mata itu yang mungkinta akan semua tergantikan

dengan keringatku aku sibuk dengan hidupku sendiiri
air mataku untuk duka masalahku sendiri
dengan amarahku aku selalu menuntut
dengan kata-kataku aku membatah semua ucapanmu
dengan tanganku aku menguatkan banyak orang lain namun belum sanggup untuk menguatkanmu

……..be continued……

Tinggalkan sebuah Komentar

ibu #1 “Wanita dan Aku”

untuk seorang wanita yang saat ini di seberang sana
sedang dalam keterpurukan dan keseendirian
seorang wanita yang kehilangan makna cinta
seorang wanita yang tak lagi punya makna
seorang wanita yang tak lagi merasa bahagia
yang masih mencari arah untuknya bisa melangkah lagi

wanita itu dulu tegar
wanita itu dulu kuat
wanita itu dulu mandiri
wanita itu dulu tangguh

wanita itu rapuh karena cinta
wanita itu lemah kareena penghianatan
wanita itu kini butuh tempat bergantung
wanita itu kini butuh tiang penopang

bagamana wanita itu rapuh karena cinta?
sementara dia lah pemilik dan pemberi cinta
yang paling tulus di dunia ini
bagaimana wanita itulemah karena sebuah penghianatan?
sementara dialah yang selalu belajar mencintai kemudian di tinggalkan

dengan cintanyalah seharusnya ddia bergantung
dadn cintanyalah juga penopang terkuat
untuk ia akan tetap tegar, tetap kuat, tetap mandiri,dan tetap tangguh

wanita itu adalah ibu
dan cintanyalah itu adalah aku

…..

tak pernah makna cinta itu hilang itu aku
tak mungkin tak bermakna, karena akulah makna keberadaanmu
tak merasa berharga
akulah harga itu yang telah kau bayarkan dalam semua perjalanan hidupmu selama ini
akulah arahmu itu dan melangkah bersamaku

aku anakmu… ibuku

 

Tinggalkan sebuah Komentar