Arsip untuk film

get married

get

film yang premire 11 oktober 2007 ini
film yang lucu, menghibur, nggak berhenti ketawa dari mulai filmnya main ampe habis
desta, aming, ringgo, dan nirina
klo nggak ada ricard kevin, wah nonton film ini nggak nemu orang ganteng

jadi introspeksi diri nih!
dengan menikah beban orang tua itu pindah pada suami
nah jadi anak jangan nyusahin orang tua, nanti di kawinin
parahnya lagi, ibunya sampai jatuh sakit pingin anaknya nikah

akhirnya karena ingin membahagiakan orang tuanya
akhirnya jodoh di tentukan dengan mengundi “hom..pila..hom..pimpa”
sahabat sendiri dari kecil, yang jadi calon suami (ih… lucu banget kali ya)
apakah sesusah itu menemukan jodoh, saking menthoknya

ih.. nggakkebayang deh
gimana ya kisah diri sendiri, dalam menemukan jodoh
mudah-mudahan ibuku nggak melakukan hal yang sama dengan meriam belina
dan para sahabat kecilku untungnya dah pada nikah

so…. wait to find someone

Komentar (7)

“cintapuccino” @ cermin diri

 

seorang wanita yang menyimpan rasa cinta
melakukan semuanaya untuk bisa menjadi lebih dekat (memupuk rasa cinta itu)
tapi itulah sebuah obsesi, tujuan yang akhirnya pun bahagia

cerita yang diangkat dari sebuah novel karya “icha”, ini berakhir dengan tidak memuaskan.
beberapa point utama yang seharusnya dimunculkan dalam adegan, malah tidak tampak
bagaimana “obsesi” itu sendiri tidak terlihat
apakah itu “obsesi” atau “cinta”

….
jika aku adalah rahmi
selama ini mungkin aku menemukan obsesi “nemo”ku
aku tekah secara sadar ingin selalu dekat
tau segalanya tentang “nemo”ku, mencari tau, menulis semua tentang dia
melakukan apapun yang dia lakukan
ingin merasakan apa yang dia rasakan
tanpa sedikitpun dia tau tentang itu semua
tapi jika aku adalah rahmi
dimana “raka”ku?
seperti yang dimiliki rahmi sebelum mendapatkan “nemo”nya

nggak ada yang salah dengan sebuah “obsesi”
berjuang dan wujudkan, tanpa harus memaksakan
ketika menemukan kembali itulah saat hati berbicara dan rasa tak bisa di ingkari
meski ada yang harus terluka “raka”

 

Komentar (1)