Arsip untuk diary

wow

ini bukan membahas buku bung andri subono, java musikindo \”WOW\”
tapi ini adalah sebuah ekspresi kaget, malu dan heran
sebuah kebetulan yang sangat kebetulan, tapi terjadi didepan mata :D

bayangkan
dari semua populitas manusia di indonesia
sebagian adalah wanita
sebagiannya tinggal di jakarta

sebagian lagi dari wanita tersebut adalah muslim
dan dari sebagiannya mengenakan jilbab

dari bagitu banyak tempat berbelanja dijakarta
sebagian wanita muslim tadi memilih mall sebagian memilih pasar

dari begitu banyak pedagang baju
sebagian berdagang baju muslim
dari sekian pedangan dan produsen
ada sebagian yang disukai konsumen
model lucu dan harga terjangkau
biru

——————————–

pertama kali aku temukan baju biru ini, aku suka warnanya
lagi pula panjang menutup sampai hampir kelutut
selain itu tentunya harganya yang terjangkau

tempat ini juga merupkan tempat biasanya
yang sellau aku kunjungi jika sesuatu saat aku ingin membeli baju
tempatnya memang bisa ditemukan diberbagai tempat di seputar jakarta
bukan sebuah butik eksklusif
pastinya produksi massal, 1 model baju bisa di cetak sebanyak2nya :D

malam itu terjadi, ketika dalam perjalanan sepulang dari kantor
aku mengenakan baju biru itu, dengan padu padan jeans hitam abu dan jilbab biru tua
berjalan dengan lincah dengan sepatu sandal terepes pastinya

ketika akan menyebrang jalan, dijalan seramai sabang
aku seperti bercermin
seorang wanita berjilbab, sedang berjalan bersama teman prianya
persis sama mengenakan baju biru seperti yang kupakai
bedanya hanya pada ukuran, punyaku pastinya lebih kecil

rasanya… WOW..
dan aku berjalan dengan cepat, menyebrang jalan, memasuki gang kecil
menghilang dan tak terlihat
sepanjang jalan aku tertawa… WOW..WOW
seandainya malam itu aku tidak sendiri pasti sudah ada yang ikut tertawa bersamaku
dan aku yakin, teman lelaki wanita yang tadi pasti juga sedang tertawa atau menggoda

dunia ini ternyata sempit kawan ;)

Tinggalkan sebuah Komentar

si manis “gemblong”

makanan terbuat dari ketan yang dilumuri dengan gula jawa alias gula merah
rasanya manis.. enak.. tapi juga enek klo terlalu banyak (hihihi semua makan juga gitu yah ?@#$@$)
pertama kali bertemu, di jembatan penyebrangan, halte busway gelora bung karno.
dari kaleng bulat bewarna biru itu tertulis “gemblong”

mengkombinasi ketan dengan rasa manis sudah biasa aku lakukan
ayahku dirumah sudah mengajarkan itu
ketan yang sudah digoreng (klo kata urang bandung “uli”)
kita menikmatinya dengan gula pasir, jadi kombinasi rasa gemblong sangat familiar dilidahku
meskipun aneh kata urang bandung
karena biasanya “uli” bakar itu dinikmati dengan serundeng ;)

————————————————————-

beberapa hari lalu ketika hasrat makan gemblong muncul
bersemangat aku menelusuri halte busway sarinah sepulang kantor
karena jika beruntung aku masih bisa menemukan penjual gemblong
jika tidak, pastinya sudah habis terjual

dan ternyata aku bisa melihat kaleng berwarna biru itu
dengan senyum sumringah dan langkah kaki dipercepat fokus pada tujuan
sudah dipersiapkan niat membeli beserta uang Rp.5000 (dah bisa dapet 5)
buat aku tiga, buat mbak titin biasanya dua (temen nonton TV, pikirku)

tapi aku terkejut ketika tepat akan samapi di depan penjual gemblong
tiba-tiba kericuhan terjadi :(
beberapa polisi pamong praja datang, pedagang berhamburan
aku tau bapak penjual gemblong itu sudah salah langkah
tak bisa kabur, seperti rekannya yang lain (penjual keripik pedas)
dan beberapa pedagang nametag atau pun sandal-sandal.

bapak penjual gemblong itu bingung dan kaget
sementara kaleng biru berisi gemblong yang akan aku beli itu
sudah ditangan polisi pamong praja :(
apa yang akan terjadi dengan gemblong itu ?
bagaimana bapak penjualnya? kaleng biru itu ?

sedih… nggak jadi makan gemblong
sedih… lihat nasib bapak penjual gemblong
—————————————–

ternyata kaleng biru itu ada lagi
tapi penjualnya bukan bapak yang waktu itu
tapi gemblongnya sama enak, sama masih Rp. 1000
manis.. yummmy..

Komentar (1)

tidur

memejamkan mata.. membiarkan fikiran bawah sadar menerawang jauh…
melangkah, berlari menelusuri dunia
yang terkadang belum pernah aku temui dan lalui…
kali ini tak ada yang istimewa, begitu tenang dan lelap

tak kuingat… lupa

Tinggalkan sebuah Komentar

virus Influenza dalam busway

dua minggu yang lalu, virus bernama influenza hampir sukses merobohkan pertahanan tubuhku
untungnya selama 3 hari mencoba tidur maksimal dengan 1 botol U c-1000/per malam
vitamin C berhasil membuat si virus harus mengalah dengan telak, sehingga tak jadi menyerangku

perubahan cuaca, pasti, hujan, panas, panas hujan, tidak ada panas hujan terus.
yang pada pulang kantor kehujanan, atau yang kepanasan, pokoknya dalam segala kondisi
sampai hari inipun, masih banyak korban yang berjatuhan

apalagi bagi penguna jasa transportasi umum, berinteraksi dengan banyak orang
dengan berbagai kondisi, bisa lebih cepat memacu untuk tertular
namanya juga virus bawaan, yang nggak akan pernah hilang
ketika tubuh kita lemah, maka ia akan dengan senang hati berkeliaran dan berpesta-pesta
tinggal bagaimana kita bisa membuat defend yang tangguh :D
jaga kondisi tubuh, selalu perduli kebersihan

nah ini kejadian lucu, iseng-iseng mengamati kejadian sekitar hari ini
ternyata tak hanya manusia yang bisa tertular flu, ada lagi nih yang ternyata sedang terjangkit flu
disela-sela tumpukan penumpang busway koridor I arah kota, daridukuh atas
menunggu giliran untuk turun pada halte yang tepat
tung.. (bunyi sebelum ada mbak-mbak yang mo bilang)
“pemberhentian berikutnya, halte TOSARI” .. bla..bla…bla
kata-kata yang sebenarnya aku dah hafal didalam kepala
tapi ternyata hari ini ada yang aneh….
ternyata suara mbak-nya terdengar serak gitu, jangan-jangan mbak-nya lagi flu juga
hahahhahaha… flu bukan kena virus
tapi flu karena sudah sering di putar… coba dihitung, sudah berapa lama dia berbicara
sekitar 4 tahun :D

jadi, FLU ada dimana-mana !!!! waspadalah waspadalah :D

Tinggalkan sebuah Komentar

sekolah yang rajin yah de’

“laskar pelangi” film dan buku-nya menggambarkan mimpi-mimpi sekelompok anak yang berada di daerah terpencil. tentang sekolah, tentang dunia pendidikan, mimpi untuk bisa sekolah.

kick andy, edisi minggu yang lalu juga menampilkan profile orang-orang yang pedulidengan dunia pendidikan. orang-orang hebat, bukan orang penting, bukan pejabat, bukan orang kaya, tapi mereka punya mimpi dan semangat untuk bisa mewujudkan mimpi anak-anak yang kurang mampu untuk bersekolah.

jadi ingat, dengan kejadian beberapa minggu yang lalu. waktu itu aku melintasi jalan cikini dari P.20, tepat dibawah jalan deket statiun cikini.

terlihat seorang anak sedang mengenakan seragam atasan putih, dan rok warna merah, sedang bersiap akan berangkat ke sekolah. sedang dibantu sang ibu, untuk mengucir rambutnya, agar terlihat lebih rapi. dari tatapan sang ibu, aku yakin, dalam setiap gerakan tangannya ada doa dan harapan buat sang anak.
agar si anak menjadi orang yang sukses, bisa bersekolah sampai setinggi mungkin.

ada yang aneh? tentunya tidak. tapi jika pemandangan di bersiap untuk berangkat di pinggir jalan, didepan gerobak ibunya. bukan sebuah gerobak jualan klo menurutku, bukan pula gerobak kosong yang akan digunakan sebagai jasa pengangkut. ada dua kemungkinan, mengapa sang anak harus bersiap untuk sekolah di pinggir sebuah jalanan;
1. mereka sebenarnya tak punya rumah, berganti pakaianpun harus dari sebuah toilet umum, di statiun terdekat
2. rumah mereka jauh, lagi pula si anak harus membantu ibunya terlebih dahulu, baru bersiap jika sudah waktunya.
apapun itu, aku yakin keluarga mereka adalah pejuang, yang setiap bagian hidupnya adalah nilai perjuangan yang berat.

dari dalam sebuah kursi dalam kopaja itu, aku terus memperhatikan apa yang mereka bicarakan. tapi aku tau, mereka menjalani segalanya sama seperti yang aku alami dulu, cerita antara ibu dan anak.
aarrrgghhh.. jadi ingat ibuku “love you mom”. alhamdulillah, aku dulu ketika berangkat sekolah TK-SD, masih bisa bersiap didepan sebuah cermin, diantar oleh bis sekolah fasilitas dari perusahaan tempat ayahku bekerja.
sudah seenak itu, dulu aku masih malas untuk sekolah, ke sekolah itu untuk bertemu teman, bermain dan jajan. huuuu sungguh tidak bersyukur.

semoga gadis kecil, dijalanan pagi itu, bukan seperti aku. semangatnya bersekolah, adalah semangat untuk belajar, menimba ilmu, agar pintar, merubah track perjalanan hidup keluarganya. semoga dia tetep bisa menjaga semangatnya untuk terus bersekolah. semoga ibunya juga memiliki semangat yang sama, agar tak berhenti sekolah karena biaya. “banyak jalan menuju roma”

jika kamu pinter, kesempatan sekolah gratis melalui beasiswa bisa terbuka buatmu. jangan kecewakan ibumu, yang telah merapikan rambutmu setiap pagi, setiap kamu disekolah, ingatlah bahwa disetiap helai rambutmu, ada doa ibumu.
sekolah yang rajin yah de’

Komentar (2)

mizz RingRing on the phone

akhirnya setelah waktu sebulan berlalu, kembali bertugas on the phone
yup be… mizz ring-ring
tugas yang mulia.. karena bisa menyelamatkan bapak teknisi yang terjebak
atau bahkan hampir menjadi sandera penculikan oleh pelanggan speedy :D

“pokoknya bapak nggak boleh pulang sebelum speedy saya connect !!! “
itu kata pelanggan yang ekspatriat.

” saya maunya di cek sama teknisi aja, nggak mau di pandu by telp.”
” maunya di datangin sama mas xxxxx”
itu kata pelanggan yang lagi ngefans sama teknisi :D

akhirinya ketika tluuuut…tluuut…
speedy pagiiii.. siang … sore…
“sore pagiiii.. siang .. sore juga mbak, disini sepeda”
kata bapak teknisi pagi ini, lagi nanganin gangguan keluhan lambat :D

“dengan mbak siapa nih?” kata bapak teknisi
“dengan takum pak”

“aaaahhhh siapa ? tatum?”
“vakum?, vacum cleaner donk”

“t, tanggo pak”
“ooooo takum, kok namanya aneh?”
ini fenomena yang biasanya bikin orang sekantor biasa ngakak.. saat diriku harus berulang kali nyebutin nama.
tapi itulah rasanya punya nama unik,, pastinya akan selalu di inget :D

dan hari ini disambut sapa hangat pelanggan yang ngueyel + kemeruh???

dalam hati ” pelanggan kok telp kesini sih?? siapa nih yang bocorin nomor kita”

“mbak speedy saya nggak bisa koneksi”, kata si ibu dengan nada tinggi
“ibu sudah laporan gangguan? jika belum ke ibu lapor dulu, disini tidak bisa inputkan gangguan” takum menjawab
pokoknya dengan ngeyelnya ibu itu yakin ada gangguan sama jaringan telkom
“saya baca di detik.com, jaringan telkom lagi gangguan”

“ibu area mana? saat nya tembak mati”
“jakarta pojok (inisial disembunyikan)” si ibu menjawab dengan yakin

“saya infokan hari ini, tidak ada gangguan masal untuk area jakarta pojok”
“jadi gangguan ibu bersifat personal”

“indikator lampu adslnya mati” kata si bu masih dengan yakinnya
“itu kemungkinan memang pada sisi jaringan tumpangan telpnya ibu”

“telpnya juga mati” si ibu tetap marah

takum menjawab dengan matab ;)
“apalagi itu…. klo telp tumpangannya mati, jelas speedynya akan mati”
“nah klo masalah ini ibu harus lapor perbaikan gangguan telp tumpangannya terlebih dahulu”(emangnya speedy mo koneksi dari mana? lah telpnya aja mati :P )

itu cuplikan pagi yang bikin hati hampir ikutan panas :D
untung bis itu minum air dingin :P
makan coklat (menstimulasi rasa bahagia)

setelah berhasil menyelamatkan banyak bapak teknisi tercinta
dan…. jam 17:00 teeeng!!!!, “time its over”

Mizz ring-ring pulang… tugas begini lagi biasanya sebulan lagi :D

Komentar (4)