Arsip untuk bookacholic

book March

bazar buku ada lagi.. asyik.. awal bulan maret tanggal 1-9 Maret 2008.

alhasil perjuangan yang melelahkan, dihari terakhir, diantara desakan pengunjung

dan diantara buku-buku yang aku tak tau harus membeli yang mana.

akhirnya aku berhasil mengelilingi istora senayan, dengan oleh2 5 buah buku (yang katanya diskon, pokoknya miring deh harganya) :

our wedding in heaven” kisah cinta terpendam yang baru terungkap dan menjadi sebuah ikatan suci, ketika umur sudah berada di ujung waktu.

de peci Code” kisah dari anak mude jakarte tentang sebuah peci dan rambut kribonye

kisah nyata seorang dokter ahli bedah” menyentu hati, akan membuat bercermin dari kisa-kisah nyata para pasien yang menghadapi maut di meja operasi dan sakratul maut

ramadhankan hidupmu” lebih bisa memaknai ibadah puasa, dan membuat kita untuk rindu akan datangnya ramadhan

nah yang satu lagi lupa judulnya. masih di pinjem, dan belum sempet dibaca. tentang “pra pernikahan” intinya apakah sesungguhnya kita memang bener-bener siap untuk menikah?? berbagai penjelasan tentang itu deh pokoknya [malu modem: ON]

sebenarnya ada 3 buku yang aku pingin baca. dua buah buku karya “jeffri lang“, penerbit serambi. dan 1 buah novel “taj mahal” yang mengungkapakan keangkuhan hati di balik simbol keagungan cinta.

dan masih banyak lagi sebenarnya …. [ngarep mode: ON]

Tinggalkan sebuah Komentar

chrisye “sebuah memoar musikal” [..inspirating]

om chrisye

 

sebuah buku yang indah, dan menginspirasi.
sebelumnya makasih banget buat temen-temen ku yang udah ngasi kado buku ini (awis, m’ mumun, m’ titin) di hari ulang tahunku yang ke-23.

buku yang berbicara tentang “rasa” seorang legendaris seperti chrisye. tentang kesungguhan dan perhargaan terhadap orang lain.

kita ada bukan karena kita, tapi karena mereka yang ada di sekeliling mereka. chrisye menyadari betul hal tersebuut, tanpa pencipta lagu, arr seperti erwin gutawa, sahabat-sahabat seperti keenan nasution, guruh soekarno putra, andri subono, dan masih banyak lagi.

tapi sungguh-sungguh seorang chrisye menjalankan segalanya dengan sebuah kata yaitu “rasa”. seperti yang di ungkapkan:

“tak perlu membebani diri dengan memperhitungkan tujuan, target, dan pencapaian. yang penting dalam proses yang kita geluti, kita menyertakan cinta yang besar dan tanggung jawab”

itulah seorang chrisye yang mengikuti kata hatinya;

“dalam diri saya, seni seperti gelombang yang bergulung membabi buta. dan jiwa saya adalah perahu yang pasrah dan percaya kemana gelombang itu membawa”

yang dalam langkahnya;

“sangat penting menjaga prinsip dan kata hati untuk menentukan langkah. dan jauh lebih penting untuk jujur dalam menjalankannya”

sosok yang sungguh menyimpan banyak misteri yang mengagumkan. sosok yang takkan tergantikan.

suaramu, membuat lirik itu hidup dan bermakna.

 

Komentar (3)

siapa bilang kawin itu enak?

bukita.com

sebuah buku karangan tria barmawi. dibeli pas lagi iseng-iseng search buku tentang fotografi, nemu buku dengan judul ini. menarik, judul bukunya membuat tersentak, seperti psikologi terbalik.

siapa bilang? ya memang tidak ada yang pernah bilang juga kalo kawin itu enak ya toh? tapi setelah membuaka satu persatu halaman, maka nggak akan bisa berhenti untuk tertawa, sampe sakit perut.

bagi aku yang belum menikah jadi membayangkan, en tertawa sendiri. apa iya ya? iya kali ya? lucu banget. sampai sakit perut, karena bermain dengan imajinasiku sendiri.

banyak hal yang ternyata hal kecil yang bisa menjadi pemicu pertengkaran.dari gaya tidur, yang selam ini nggak ada yang pernah protes, selera makan, jenis kelamin bayi yang masih dalam kandungan.

sebagai seorang wanita yang berangan-anagan, tentang romatisnya masa dilamar, saat dia bilang ” will U marrie me?” sambil bawa bunga, sambil berlutut, dibawah sunset pantai dan diantara deburan ombak, atau diatas puncak gunung, ditengah dinginnya hawa pagi dan kabut? atau biasa aja, bahkan nggak berkesan. dari buku ini siap2 aja kalo angan-angan tak seindah kenyataan :D

pokoknya buku ini bagus banget di baca, buat yang masih jauh kapan monikah atao yang juga dah deket waktu nika. atau yang udah nikah juga nggak papa. tapi yang pasti harus yang sudah cukup umur, biar setelah baca buku bisa segera di realisasikan jika ternyata sudah ada keinginan dan mampu.

Komentar (1)