azzam.. bukan azan.. bukan penyeru..
ia tak bersuara
ia tak bertegur sapa
ia tak pernah jelas tampak tepat dihadapanku
tak pernah kudengar bibirnya bersuara
tapi ada yang kudengar dari ekspresi wajahnya
tak pernah suaranya bertegur sapa
tapi ada persahabatan dari tatap matanya
dari balik batas pandangan, ada keistimewaan itu
tak perlu ia bersuara
tak perlu ia bertegur sapa
tak perlu ia pergi dari dinding pembatas itu
aku akan mendengar dan mengenal dari senyapmu
Nenny berkata
Hiihihihihii..
)
Maaaakkkk, lu mantepp juga cuyyy..
Si Azzam ampe dibikinin puisi gini.. He’s inspiring u a lot sepertinya..
takumadee berkata
huhuhuhuhu…
inspirasi tulisan ini muncul setelah lu bilang Azzam bakalan pergi